Mataku tertuju pada sebuah buku dengan cover bergambar burung yang sangat aku kagumi; ELANG. Aku buka buku itu dan kalimat pertama yang aku baca adalah "TIME WILL (NOT) HEAL".
Seketika aku tersadar bahwa aku pernah dan mungkin masih meyakini bahwa waktu bisa menyembuhkan, lets say, menyembuhkan luka. Luka karena kecewa, kehilangan, kegagalan dan alasan lainnya.
Namun setelah membaca kalimat tersebut, aku menjadi sadar akan satu hal bahwa semua bukan tentang waktu, namun tentang mau.
WAKTU hanya akan membuat keadaan menjadi lebih tenang, namun tidak akan menyembuhkan. Rasa kecewa & luka tidak akan pernah terobati tanpa sebuah KELAPANGANDADA UNTUK MENERIMA.
WAKTU adalah apa yang ada diluar diri kita. Sedangkan MAU, adalah apa yang ada dalam diri kita. Bukankah uluran tangan yang tersedia tidak akan cukup mampu membuat kita terbangun dari jatuh tanpa kemauan kita untuk menerima uluran tangan tersebut?
Ya, segala kebaikan yang kita inginkan harus dicapai dengan keseimbangan. Keseimbangan antara doa dan usaha, antara kemauan dan kemampuan memanfaatkan segala bantuan yang tersedia.