Menanggapi tentang sebuah pernyataan yang sering sekali terdengar.
"Aku gabisa tanpa dia…. aku rapuh tanpanya…. dia adalah semangatku….. aku hancur….."
Bagi siapapun yang dalam hati dan pikirannya terbesit atau bahkan tertanam keyakinan seperti ini, sudah seharusnya menyadari satu hal.
"Kekuatan kita tidak selemah itu"
Bukan, ini bukan bermaksud menggurui karena saya pun pernah mengalami. Tulisan ini lebih kepada saya ingin berbagi tentang apa yang menurut saya patut disadari oleh semua orang.
Pernah melihat taman yang disana terdapat pohon dan bunga-bunga? Indah kan?
Baik bunga maupun pohon tersebut memiliki kehidupannya sendiri walaupun kehadirannya saling melengkapi.
Apa hubungannya?
Selalu posisikan kita seperti pohon itu. Kita berdiri diatas akar dan batang kita sendiri. Kita berdiri diatas kaki kita sendiri.
Siapapun yang datang membawa kebahagiaan untuk kita adalah seperti bunga-bunga ditaman tadi. Kehadirannya melengkapi dan memperindah hidup kita, bukan?
Tapi sadarkah kita?
Sadarkah bahwa SEBUAH POHON TIDAK AKAN ROBOH HANYA KARENA LAYUNYA SETANGKAI BUNGA?
Apa artinya?
Yang layu biarlah layu. Nanti bunga itu pasti akan tumbuh lagi.
Yang pergi biarlah pergi. Nanti pasti akan ada yang lain yang mengganti.
Kehilangan memang bukan perkara mudah. Apapun bentuknya.
Tapi Allah sudah bekali kita dengan kekuatan. Sehingga, dengan atau tanpa (mereka), kita adalah kita. Kita yang tegar, tangguh, dan sabar.
Jangan gantungkan sepenuhnya kebahagiaan dan semangat kita kepada orang lain. Karena pada akhirnya, kita adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab penuh atas diri kita sendiri.
Kita tidak selemah itu……
Rasa sedih karena sebuah kehilangan nantinya akan hilang seiring berjalannya waktu.
Akan selalu ada kekuatan untuk membangun kembali daratan yang tersapu bersih oleh badai, bukan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar