Untuk menutupi kebohongan yang satu, pasti ada kebohongan lainnya.
Berarti, apa yang kita lakukan diawal, akan mempengaruhi bagaimana selanjutnya, bukan?
Sejenak terlintas dalam pikir, bahwa sebab-akibat — efek domino — bukan hanya milik keburukan, sesuatu yang negatif. Tapi dimiliki oleh segala aspek kehidupan, termasuk hal yang baik, hal positif.
__
Begini. Bayangkan.
Kita sedang berada disebuah pusat perbelanjaan. Saat sedang menuju sebuah toko, kita melewati petugas cleaning service yang sedang membersihkan lantai.
Tak jarang, kita hanya melewatinya begitu saja. Tanpa permisi.
Padahal, apa sulitnya kita mengucapkan permisi dan maaf? Permisi dan maaf karena kita melewati – menginjak lantai yang ia bersihkan.
Mari renungkan.
Bagaimana kalau petugas itu sedang berada pada titik dimana dia merasa sedih, kecewa, putus ada dan merasa tidak berharga karena dia hanya bisa menjadi petugas cleaning service?
Bagaimana jika ternyata dia merasa seperti itu dan kita melewatinya tanpa permisi – menyisakan perasaan tidak dihargai dan rendah dalam dirinya.
Kita memang tidak berniat melakukannya, tapi itu sangat mungkin terjadi.
Dan,
Bagaimana jika perasaan sedihnya semakin bertambah? Bagaimana kalau ternyata, langkah kita melewatinya tanpa permisi yang tidak kita niatkan menyakiti itu, membuatnya merasa lelah dan akhirnya menyerah oleh keadaan?
Jangan, jangan pernah remehkan apa yang bisa disebabkan oleh pedihnya perasaan tidak berharga. Itu bisa membuat orang memilih mengakhiri hidupnya.
Bagaimana kalau ia memutuskan untuk mengakhir hidupnya? Menyisakan luka bagi orang disekitar dan keluarganya. Bagaimana kalau luka itu menimbulkan hal buruk lain terjadi? Misal, keuangan keluarganya menjadi tidak baik dan harus ada yang kehilangan mimpi karena putus sekolah karenanya. Dan masih banyak kemungkinan buruk lainnya.
Sadarkah apa yang secara tidak kita sadari, secuil sikap kita akan sangat mempengaruhi kehidupan orang lain?
Kehidupan orang lain memang bukan urusan kita. Namun yakinlah, kalau kita bisa membaca jelas apa sebab-akibat dari apa yang kita lakukan secara lebih luas, maka kita akan selalu melakukan yang terbaik. Kita tidak akan membiarkan diri kita menjadi awal yang buruk untuk keberlangsungan hidup orang lain.
Berantai. Begitulah kehidupan.
__
Sekarang, sebaliknya.
Bayangkan jika kita mengucapkan permisi dan maaf saat melewati petugas yang sedang merasa tidak berharga itu. Bayangkan. Apa yang bisa terjadi?
Bisa saja,
Saat kita melewati dan mengucapkan maaf dan permisi, muncul rasa bahagia karena ia merasa masih ada orang yang menghargainya.
Lebih jauh lagi. Apa yang bisa dia lakukan dengan rasa bahagia yang tanpa sengaja sudah kita torehkan dalam hatinya?
Dia bekerja menjadi lebih giat
Dia melakukan hal baik kepada orang lain.
Dia bisa selalu tersenyum.
Dia bisa mengucap syukur dan memohon ampun kepada Sang Pencipta karena sempat merasa hidupnya tak adil.
Dan masih banyak hal baik lainnya yang bisa dia lakukan.
__
Percayalah.
Segala apa yang kita lakukan, akan membawa deretan cerita panjang. Baik dalam hidup kita maupun orang lain.
__
Semoga kita selalu bisa berperangai yang baik. Yang santun & anggun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar