Kenapa harus ada orang sombong?
Mereka ada agar kita tahu bahwa rendah hati dan rendah diri adalah jauh lebih mulia.
Kenapa harus ada orang yang tidak juga paham setelah berulang kali diajarkan dan diingatkan?
Mereka ada agar kita tahu bahwa mengajarkan itu membutuhkan kesabaran. Mereka ada agar kita tahu bahwa tidak boleh ada kata berhenti untuk menyebarluaskan kebaikan dan selalu mengingatkan.
Kenapa harus ada orang bodoh?
Mereka ada agar kita tahu bahwa Tuhan mengizinkan kita menjadi bermanfaat bagi sesama dengan mengajarkan. Ketika kita merasa lebih mampu, ajarkanlah.
Kenapa harus ada orang pintar? Malu terkadang melihat kemampuan diri sendiri.
Mereka ada agar kita termotivasi untuk memperkaya diri dengan ilmu.
Kenapa harus ada orang yang hidupnya serba kurang namun tanpa berat hati, ia berbagi sana sini?
Mereka ada agar kita tahu bahwa memberi tidak akan mengurangi yang kita miliki.
Kenapa harus ada orang yang hidupnya bergelimang harta, serba berkecukupan namun enggan membuka tangan? Harta selalu digenggamnya.
Mereka ada agar kita tahu bahwa harta bukanlah apa kalau tidak membaginya dengan sesama. Kita tentu enggan dekat dengan orang yang kikir, bukan? Darimana kehangatan bisa dirasakan?
Kenapa harus ada orang yang gemar memamerkan yang dimilikinya?
Mereka ada agar kita tahu bahwa sederhana lebih bersahaja.
Kenapa Tuhan tidak menciptakan kita di ruang hampa? Karena Tuhan meminta kita untuk mengambil pelajaran dihadirnya sesama.
--Carilah makna disetiap kehadiran yang ada. Maka pelajaran yang dibawa olehnya, akan memberi ruang kepada kita untuk mensyukurinya. Dan karenanya, semoga hebatlah kita dalam memaknai segala sesuatu yang ada--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar